Di Balik Suksesnya Camp PPGT 2026, Loa Duri Ulu Tunjukkan Wajah Toleransi
Pada tanggal 22–25 Juni 2026, Desa Desa Loa Duri Ulu menjadi pusat kegiatan pembinaan pemuda gereja melalui Camp PPGT Klasis Kalimantan Timur Samarinda Kutai Mahakam yang diselenggarakan di Gereja Toraja Jemaat Siporannu Kutai. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat iman, membangun karakter, serta mempererat persaudaraan antar pemuda gereja dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Camp PPGT diikuti oleh 13 jemaat yang berasal dari Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan wilayah Samarinda Seberang. Selama empat hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang meliputi ibadah, pembinaan rohani, pelatihan kepemimpinan, diskusi, pengembangan karakter, hingga kegiatan kebersamaan yang mempererat hubungan antarpeserta.
Kepercayaan yang diberikan kepada Gereja Toraja Jemaat Siporannu Kutai sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Desa Loa Duri Ulu. Selain menjadi ajang pembinaan generasi muda gereja, kegiatan ini juga memperkenalkan Desa Loa Duri Ulu sebagai desa yang terbuka, ramah, dan menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemerintah Desa Loa Duri Ulu turut memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut. Pada acara pembukaan, Kepala Desa melalui Kasi Pelayanan hadir untuk menyampaikan apresiasi dan semangat kepada seluruh peserta. Sementara itu, pada acara penutupan, Kepala Desa Loa Duri Ulu hadir secara langsung memberikan sambutan sekaligus menyerahkan penghargaan kepada tiga kontingen terbaik sebagai bentuk apresiasi atas semangat, kedisiplinan, kekompakan, dan partisipasi aktif selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa menyampaikan bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang harus terus dijaga. Pemerintah Desa berkomitmen mendukung setiap kegiatan lintas keagamaan yang mampu mempererat persaudaraan, memperkuat kerukunan, dan membangun semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Melalui Camp PPGT Klasis Kalimantan Timur Samarinda Kutai Mahakam, diharapkan lahir generasi muda gereja yang memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, semangat melayani, serta mampu menjadi teladan dalam membangun kehidupan yang damai dan harmonis di tengah keberagaman.
Semangat persaudaraan yang terjalin selama kegiatan menjadi bukti bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu. Justru melalui keberagaman, lahir kebersamaan yang menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Desa Loa Duri Ulu yang rukun, damai, dan penuh toleransi.
Berita Lainnya
Bacaan terkait dari desa
Artikel lain yang masih relevan dengan agenda dan informasi terbaru desa.
Saat Silaturahmi Menyatukan Hati, Muslimat NU Loa Janan Perkuat Ukhuwah di Loa Duri Ulu
Suasana penuh kekeluargaan dan semangat ukhuwah Islamiyah terasa dalam kegiatan Silaturahmi dan Ta'lim Ranting Muslimat NU se-Kecamatan Loa Janan bersama Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Keca...
223 Keluarga Terima BPNT, Harapan Baru Hadir untuk Warga Loa Duri Ulu
Pemerintah Desa Loa Duri Ulu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 6 J...
Dari Abu Menjadi Harapan, Rumah Bapak Sukirjo Mulai Dibangun Kembali
Musibah kebakaran yang menimpa Bapak Sukirjo, warga RT 15 Dusun Batu Hitam, Desa Loa Duri Ulu, meninggalkan duka yang mendalam. Namun di balik peristiwa tersebut, tumbuh semangat kepedulian dan got...